Pages

4/03/2010

Robot Seksi Roxxxy Siap Jadi Teman Kencan

         Anda tak punya teman dekat wanita? Mungkin pribadi Anda yang agak tertutup atau terlalu malu-malu membuat Anda susah untuk bisa dekat dengan kaum hawa. Tapi rasanya hal tersebut tak akan lagi menjadi masalah kalaupun Anda bisa kencan dengan Roxxxy. Siapakah Roxxxy?

        Sebuah instansi Adult Entertainment Expo di Las Vegas kini tengah mengembangkan robot seksi bernama Roxxxy yang siap menemani kesepian para pria dan menjadi sahabat baru yang menyenangkan. Robot ini terbuat dari silikon berwarna dan berpakaian daster seperti boneka karet.

       Robot ini sendiri awalnya dikembangkan oleh Douglas Hines. Robot wanita ini pada dasarnya memiliki anatomi seperti seorang wanita sungguhan namun direkayasa untuk berinteraksi dengan pengguna dengan menanggapi percakapan sederhana melalui speaker internal yang sudah ditanamkan di dalamnya. Lalu robot ini akan mampu merespon suara Anda, namun dengan suara hasil rekaman yang sudah ada di memorinya.

Robot ini memiliki dua pilihan kepribadian, apakah ingin memilih si Wendy yang nakal atau si Farrah yang pendiam. Tapi kedua-duanya tampaknya akan menarik hati apalagi setelah Anda mengajaknya berbicara mengenai sepakbola.

       Roxxxy sendiri sudah dirancang sebagai salah satu penggemar berat sepak bola sehingga ia bahkan dapat mendiskusikan mengenai Manchester United. Yang lebih lucunya lagi, robot ini kabarnya bisa mendengkur seperti manusia.

         Selain itu, ada sedikit keanehan pada warna suaranya, di sini tampak warna suaranya lebih mirip Stephen Hawking, suara laki-laki di film horor tahun 80-an, agak jauh memang dari karakter vokal wanita pada umumnya.

        Untuk bisa bekerja sesuai keinginan, Roxxxy telah ditanamkan dengan beberapa sensor di bagian kakinya yang berukuran 5 kaki, 7 inchi, dan tubuhnya sendiri memiliki berat sekitar 54,4 kg. Robot ini mampu merasakan kalau mendapatkan sentuhan.

         Untuk bisa menjadikannya teman kencan Anda, kiranya Anda harus siap mengeluarkan dana sekitar 7.000 USD sampai 9.000 USD (sekitar 70 juta sampai 90 juta rupiah), itu sudah termasuk dengan laptop yang bisa menjalankan aplikasi pada robot ini. Si pencipta Roxxxy sendiri percaya bahwa nantinya robot ini akan dapat menjadi sahabat sejati para pria seperti apa yang diceritakan oleh David Levy pada ‘Love and Sex With Robots’.

sumber :www.beritateknologi.com

Manoi Go , Si Robot Jago Break Dance!

                Anda merasa suntuk dengan keseharian Anda yang padat dengan rutinitas sehari-hari yang selalu itu-itu saja? Apakah Anda bisa breakdance? Kalau ingin belajar break dance, bisa lihat video robot yang satu ini, karena mungkin yang Anda butuhkan adalah bergerak bebas, menari mengikuti irama sekalipun mungkin tarian Anda tak sehebat penari professional. Setidaknya dengan menggerakkan tubuh seperti itu, tubuh bisa menjadi rileks dan otot tidak terlalu tegang lagi. .

         Sekalipun tak bisa menari, Anda tak perlu malu kalau ternyata robot Jepang Manoi Go ternyata jauh lebih hebat dibandingkan Anda dalam hal menari break dance. Robot ini memang sangat lincah gerakannya, postur yang setengah ukuran orang dewasa tersebut memang dirancang khusus dimana kaki, tangan dan kepalanya bisa bergerak mengikuti irama musik.

         Jangan kaget saja kalau ternyata robot ini mampu berputar-putar dengan kepala, melakukan split dan menggerakkan kaki seperti seorang breaker handal. Robot Jepang ini memang dikhususkan untuk ikut di kontes menari robot Jepang.

          Dengan dandanan yang cukup gaul, yang mana kostum yang dikenakannya bernuansa merah dan hitam, seolah-olah robot ini ingin mencuri perhatian Anda dengan gaya kerennya. Nah, kalau Anda penasaran ingin melihat aksi tarian dari robot ini, Lihat  video ini :


sumber :www.beritateknologi.com

Prototipe Robot KIST Mahru-Z

            Anda punya asisten rumah tangga di rumah, yang biasanya melakukan segala pekerjaan rumah untuk Anda? Memang tak jarang keluarga yang sengaja membayar orang untuk melakukan bersih-bersih karena aktivitas di luar rumah yang tak memungkinkan melakukan semuanya sendiri. Tapi walau bagaimanapun seorang pembantu rumah tangga adalah manusia juga yang harus diperlakukan dengan baik, jangan sampai duka seorang TKI yang pulang dari negeri orang kembali lagi terjadi karena majikan yang kasar dan tidak berkeprimanusiaan.

               Mungkin itu juga yang mendorong sekumpulan peneliti untuk menggantikan tugas seorang pembantu rumah tangga dengan robot asisten rumah tangga. Sepertinya hal ini bukan ide buruk. Robot memang dirancang secara khusus melalui program komputer dan tak memiliki naluri sendiri. Jadi semua diatur berdasarkan program yang sudah tertanam di chip-nya.



           Maka hadirlah robot KIST Mahru, memang ini bukan prototipe awal melainkan prototipe selanjutnya dari Mahru M, kali ini tampil dengan ukuran yang lebih pendek dari sebelumnya yaitu 4 kaki 3 inchi dan memiliki berat sekitar 55 kg, robot Mahru Z ini sepertinya sudah dirancang dengan lengan yang lebih terampil. Dalam sebuah demo ditunjukkan bahwa robot Mahru-Z dan Mahru-M kini sudah bisa membawakan kita secangkir teh, mengambilkan kita roti dari toaster dan menyuguhkannya pada kita.

              Kedua robot ini sudah dibekali dengan teknologi 3D Object Recognition, dimana mampu mengenal objek 3D dalam menyelesaikan tugas mereka. Tampaknya generasi Mahru sendiri akan terus berkembang sepanjang waktu. Tapi bisa jadi ini adalah awal dari dimana nanti ada robot yang akan membawakan kita secangkir teh dan roti di pagi hari untuk sarapan kita. Hmmm, menarik juga bukan?. Mau Liat aksinya,lihat video ini :

sumber :www.beritateknologi.com

Fujisoft Perkenalkan Si Robot Pintar PALRO

         Memiliki teman setia memang bukan perkara mudah. Makanya banyak juga dari kita yang akhirnya memilih untuk memiliki hewan peliharaan seperti kucing atau anjing. Tapi nyatanya terkadang kesibukan kita di luar rumah membuat kita kurang telaten memelihara hewan kesayangan kita tersebut. Nah, kalau Anda ingin punya teman setia di rumah tapi tak punya banyak waktu untuk merawatnya secara rutin, mungkin hewan peliharaan tersebut bisa Anda gantikan dengan robot humanoid PALRO berikut ini.

           Negeri sakura Jepang memang paling terdepan kalau sudah menyangkut teknologi robot. Kali ini yang siap unjuk gigi adalah pihak Fujisoft yang mana sudah cukup lama bereksperimen dan akhirnya siap menampilkan robot humanoid PALRO untuk pertama kalinya di depan publik.




Robot PALRO ini tingginya hanya 39 cm saja. Untuk bisa menjalankan intruksi, robot ini sudah ditanamkan dengan seperangkat sistem komputer serta dibundel dengan processor Intel Atom berkecepatan 1.6GHz, memori 1 GB RAM, flash memori 4 GB, kamera 3 Megapixel serta dapat dihubungkan langsung dengan jaringan Wi-Fi 802.11 b/g/n. Selain itu robot ini juga ditenagai oleh baterai lithium ion.

             Pada aksi panggung di depan publik untuk pertama kalinya, tanpa malu-malu robot ini memberikan salam serta memperkenalkan dirinya. Robot ini bersuara dengan dialek Jepang seperti layaknya seorang gadis muda Jepang. Dengan perlahan tapi pasti, robot PALRO berjalan di atas panggung dengan kedua tungkainya. Ketika robot ini melihat Anda, ia bahkan mampu mengambil foto Anda pada saat yang sama, lalu mengirimkannya dalam bentuk email. Bagaimana ia melakukannya? Tentu saja bisa karena robot ini terhubung dengan hotspot saat itu.

           Jika Anda merasa jenuh, intruksikan saja robot ini untuk menghibur hati Anda dengan menari mengikuti irama musik. Tariannya juga cukup lincah. Atau mungkin Anda ingin robot ini beraksi bagaikan Sumo, maka robot PALRO akan dengan senang hati melakukannya untuk Anda. Jika dalam satu tempat terdapat lebih dari satu robot PALRO, maka robot-robot pintar ini mampu berkomunikasi secara nirkabel. Wah hebat sekali ya robot cerdas ini!

            Kabarnya pihak Fujisoft berencana untuk memasarkan robot pintar ini ke masyarakat luas pada bulan Maret 2010 mendatang. Nah jika Anda sangat berminat sekali ingin menjadikan PALRO sebagai teman setia Anda, kiranya Anda harus siap juga memboyong pulang robot ini dengan harga 3.300 USD atau sekitar 33 juta rupiah.

Tertarik untuk melihat aksi serta kepintaran robot PALRO, silahkan saksikan video berikut ini:

NASA Dan General Motors Ciptakan Robonauts

         Bekerja sebagai astronot di ruang angkasa tidaklah mudah. Lingkungan yang jauh berbeda kadang menyulitkan mereka untuk bisa beradaptasi. Mungkin akan sangat membantu sekali kalau para astronot memiliki asisten yang dapat bekerja keras tapi asisten selain dari manusia yaitu robot.

           Para ahli di badan antariksa Amerika, kini tengah bekerjasama dengan para ilmuwan dari General Motors, mengumumkan pengembangan Robonauts, robot penolong yang sangat cocok membantu para astronot yang bekerja di stasiun luar angkasa. Prototipe robot baru ini cocok untuk berbagai tugas berat, yang masih sulit untuk dilakukan oleh manusia. Robot ini dapat menyelesaikan tugas-tugas yang sulit dan rumit di ruang angkasa, seperti memperbaiki teleskop, atau membuat perbaikan di International Space Station (ISS). Mesin-mesin itu dirancang khusus sehingga mereka dapat melaksanakan tugas-tugas yang membutuhkan keterampilan dan kekuatan.



           Robonaut 2 adalah versi baru dan lebih baik dari generasi pertamanya. Robot ini dikembangkan oleh NASA dan US Defense Advanced Research Project Agency (DARPA) lebih dari satu dekade yang lalu. Tapi versi terbaru jauh lebih kuat, lebih tepat, dan jauh lebih terampil daripada model sebelumnya. Ron Diftler mengungkapkan bahwa insinyur dari Houston, Texas-based Oceaneering Space Systems juga terlibat dalam pekerjaan ini.

Salah satu hal yang benar-benar menonjol mengenai mesin-mesin baru adalah kenyataan bahwa mereka memiliki empat sendi ibu jari, prototipe yang dulu cuma memiliki tiga jari saja, yang berarti bahwa prototipe baru dapat lebih terampil dan tepat dalam bekerja. “Ibu jari jelas berperan penting, membuat kita menjadi spesies dominan di planet ini. Selain itu lebih fleksibel jika menggunakan sarung tangan di ruang angkasa.” kata ilmuwan NASA. Selain itu, juga dapat mengangkat beban yang melebihi dari 10 kilogram serta bergerak pada kecepatan 4,5 mil per jam.

            “Kami memasukkan lebih banyak sensor baik pada lengan dan jaringannya, sehingga jika terjadi kontak dengan astronot secara tak terduga, bisa dihentikan pada saat yang sama,” kata Diftler. Dia menambahkan bahwa hal ini dilakukan dalam rangka untuk membuat robot aman untuk interaksi dengan manusia. Mesin itu juga dilapisi kain lembut, yang tujuan utamanya adalah untuk bantalan dan untuk mencegah rusaknya kostum ruang angkasa. Beberapa misi utama yang R2 akan perlu lakukan adalah untuk dapat mengubah selimut termal pada objek di ruang angkasa dan juga membawa alat-alat di sekitarnya. Pada titik ini, tugas-tugas ini sangat rumit untuk dilakukan para astronot serta menghabiskan waktu yang cukup lama

         Kalo pingin liat videonya,klik di sini


sumber :www.beritateknologi.com